fbpx

Walau sebagian pasar tradisional saat ini tidak semuanya beroperasi, namun ada beberapa alasan mengapa pada masa pandemi ini orang masih terlihat mondar mandir memenuhi pasar tradisional guna membeli dan menjual segala macam kebutuhan.

Bagaimana Bisa Harga Daging Lebih Murah di Marketplace

Sejak Pandemi sekarang ini Pemerintah Sangat Keras menganjurkan bagi seluruh warga agar menerapkan seluruh kegiatan, dilakukan dari rumah. Tidak ketinggalan bagi ibu ibu rumah tangga yang biasanya setiap pagi harus belanja minimal ke warung sayur terdekat. Dikarenakan adanya wabah covid 19 saat ini, membuat kita mengurangi jadwal ke pasar atau ke supermarket guna membeli kebutuhan hari hari. Selain berkurangnya pendapatan yang menghantam perekonomian secara umum, pemerintah menganjurkan juga sebisa mungkin mengurangi aktivitas kerumunan banyak orang yang biasa terdapat di pasar dan supermarket. Mungkin berkurangnya jumlah orang berbelanja ke pasar dan supermarket ini, membuat harga kebutuhan sembako melonjak dari biasanya. Seiring dengan pandemi ini, perusahaan  marketplace dengan sigap melihat peluang bagus untuk menjaring customer, terutama toko toko yang menjual bahan makanan hingga makanan jadi, yang sebelumnya, toko online kebanyakan menjual barang barang fashion dan elektronik.

Dari Sembako Hingga Aneka Daging

Hampir semua ibu ibu mengeluh dengan harga kebutuhan hidup yang kian meningkat walaupun hanya belanja harian di warung terdekat, apalagi didaerah tengah kota jakarta, sesederhananya, dengan budged 100 ribu rupiah mungkin baru bisa membawa seekor ayam 1 kg  40 ribu ) dan kebutuhan bumbu dan sekedar sayuran dalam kantong belanjaannya setiap harinya. Karena sejak wabah corona ini, harga daging dan ayam tidak pernah mengalami penurunan, bahkan stabil dengan harga yang amat tinggi.

Ketika menemukan Sembako dan kebutuhan harian di marketplace lebih murah, mengapa tidak mencoba untuk berbelanja secara online? Memang banyak orang berasumsi, terkadang belanja online tidak sesuai dengan fisik. Mungkin memang benar, ada seller seller yang nakal seperti itu, tapi banyak juga seller yang ramah dan amanah.

Apa kelebihan belanja kebutuhan harian di Marketplace dengan di warung dekat rumah yang notabenenya lebih mahal? sedangkan di marketplace ada ongkirnya?

Tips : Untuk belanja kebutuhan harian di marketplace, mau tidak mau kita harus memilih kurir via instan/someday, agar menjaga kwalitas bahan makanan, makadari itu pilihlah toko yang terdekat dari lokasi rumah kita, supaya meringankan beban biaya ongkir. Bahkan sering semua marketplace menawarkan program GRATIS ONGKIR DAN CASHBACK, kita bisa memamfaatkan program ini, dan kita hanya cukup membayar harga dari total dari nilai belanja ( pastikan dulu ya, harga di warung lebih mahal dari harga di marketplace )

Sayuran dan Ikan Segarpun Menghiasi Marketplace

Setelah melihat foto foto diatas, bagaimanakah menurutmu, lebih effisien mana belanja di warung, yang kadang mendengar harganya membuat kita kesal, tapi butuh, dengan belanja di marketplace, yang jika kita membeli, berarti kita sudah sepakat dengan foto yang didisplay seller, beserta jasa ongkirnya, terlepas dari apakah barang sudah sesuai dengan ekspetasi kita?

Namun, hal ini bukanlah point utama, Yang terpenting adalah kita sudah menjalankan protokol pemerintah dalam memperkecil penularan virus covid 19 sekarang ini, Belanja hanya dari rumah !

By Fann

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *