fbpx

Di negara-negara maju, penggunaan obat herbal semakin meningkat. Faktor peningkatan ini didorong oleh usia harapan hidup yang lebih panjang pada saat prevalensi penyakit kronik meningkat, adanya kegagalan penggunaan obat modern untuk penyakit tertentu, seperti kanker, dan meluasnya akses informasi mengenai obat herbal di seluruh dunia.

Obat spesifik untuk Covid-19 saat ini belum ditemukan. Berbagai penelitian dilakukan oleh banyak pihak untuk mencari obat yang ampuh untuk membunuh virus corona jenis baru ini, termasuk dari bahan herbal.

Lalu, bagaimana posisi obat herbal atau tradisional untuk menangkal virus corona maupun pengobatan pasien Covid-19? Ahli Penyakit Dalam Konsultan Paru, dr. Ika Trisnawati, M.Sc., Sp.PD,K-P., menyebutkan bahwa obat herbal menjadi suplemen pendukung dalam pengobatan penyakit termasuk Covid-19.

“Penambahan komponen herbal menjadi salah satu modalitas treatment termasuk untuk Covid-19,” tuturnya dikutip dari laman fakultas farmasi UGM.

Terapi herbal merupakan pengobatan dengan memanfaatkan tanaman obat atau produk hewani yang mengandung zat berkhasiat untuk melawan penyakit. Di Indonesia, tanaman yang digunakan untuk terapi herbal sangat banyak.

Contoh obat herbal itu antara lain ginseng, kunyit, jahe, kayu manis, bawang putih, dan temulawak.

Akan tetapi, Anda tidak bisa menggunakan obat herbal secara sembarang. Meski alami, tidak semua obat herbal aman. Mengutip dari urmc.rochester.edu, masih banyak obat herbal yang belum dites sepenuhnya. Jadi, ada beberapa obat herbal yang belum bisa dipastikan apakah aman dikonsumsi atau bisa memberikan efek samping.

Sumber :  bisnis.com & klikdokter.com

Contoh Terapi Herbal bisa Lihat Disini ( KLIK link ini )

By Fann

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *